article-image

Sumber Gambar: Jackson David on Unsplash

Virus Gemini merupakan ancaman baru bagi keamanan dan keberlanjutan pangan dunia. Dalam dua dekade terakhir, virus ini telah menyebabkan kegagalan panen di daerah tropis. Virus ini merupakan kelompok virus tanaman terbesar kedua yaitu Geminiviridae. Meskipun ada upaya terpadu untuk mengelola virus gemini dan vektor pembawanya, virus ini dapat muncul dengan jenis yang baru atau jenis lama yang menyerang daerah baru. Virus ini dikelompokan menjadi 9 jenis berdasarkan organisme pembawa (vektor), cakupan tanaman inang dan karakteristik gen. Terdapat 4 macam serangga yang menyebarkan virus ini, yaitu lalat putih, wereng daun, kutu daun dan wereng pohon. Penularan dengan serangga dalam jumlah besar sekitar 20-50 ekor per tanaman mampu meningkatkan jumlah tanaman yang terinfeksi dan mempersingkat masa inkubasi virus (waktu antara terinfeksi virus dengan gejala yang ditimbulkan).

Di Indonesia, virus gemini sering ditemukan pada tanaman cabai yang dicirikan dengan daun menguning, daun mengkerut keatas, tamanan kerdil dan tidak menghasilkan buah. Gejala yang timbul dapat berbeda tergantung dari vairetas cabai dan kondisi lingkungan. Beberapa cara pengendalian virus yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Persemaian
  2. Gunakan benih yang sehat
  3. Rendam benih dengan larutan PGPR atau Pseudomonas fluorescens selama 6-12 jam sebanyak 20 mL/Liter air
  4. Melindungi persemaian dengan kelambu untuk menghindari vektor
  5. Penanaman di Lahan
  6. Menanam tanaman pinggiran seperti jagung untuk membatasi persebaran vektor
  7. Penyiraman PGPR 20 mL/Liter saat sebelum pindah tanam, 20 dan 40 HST sebanyak 100 mL/tanaman
  8. Menjaga kebersihan lahan dengan sering membersihkan gulma
  9. Memusnahkan tanaman yang terserang penyakit untuk mengurangi penularan
  10. Memasang perangkap lem kuning
  11. Aplikasi pestisida dengan bahan aktif imidakloprid, abamektin, dan tiametoksam

Sumber

  • Annu, P.K., Rani, R. dan Rathi, A.S., 2019. Gemini Viruses-emerging threat to crops. Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry, 8(1), pp.2006-2012.
  • Rusli, E.S., Hidayat, S.H., Suseno, R. and Tjahjono, B., 1999. Virus Gemini pada Cabai: Variasi Gejala dan Studi CaraPenularan.
  • http://cybex.pertanian.go.id/artikel/76021/pengendalian-gemini-virus-dalam-upaya-peningkatan-produksi-cabai/
Ingin tingkatkan panen? Download aplikasi Dokter Tania sekarang