
Sumber Gambar: Srihari Jaddu on Pexels
- Mengenal 5 Istilah Pertanian dari Huruf A untuk mengenal istilah-istilah dalam sektor pertanian dari huruf A.
Lima istilah Pertanian diawali dengan huruf B:
1. Beauveria bassiana
Sobat Tania pasti sudah tidak asing dengan pestisida atau insektisida bukan? Tahukah kalian bahwa terdapat beberapa makhluk hidup yang ternyata memiliki manfaat sebagai agen hayati, umumnya berupa serangga, mikroorganisme maupun jamur atau cendawan.
Beauveria bassiana atau yang lebih sering disebut sebagai B. bassiana merupakan salah satu jenis cendawan yang berpotensi mengendalikan serangga hama. Cendawan ini bekerja dengan cara menjadi parasit sehingga menyebabkan penyakit pada serangga hama. B. bassiana banyak digunakan untuk mengendalikan hama wereng coklat, walang sangit, hama penggerek batang, dan lain-lain.
2. Bahan Aktif
Sobat Tania yang pernah menggunakan pestisida pasti pernah membaca tulisan bahan aktif pada bagian sampul bukan? Bahan aktif dalam bidang pertanian dapat diartikan sebagai bahan kimia yang umumnya terkandung dalam pestisida yang dapat mengendalikan atau membunuh hama penyakit. Beberapa contoh bahan aktif pestisida antara lain adalah abamektin, siflutrin, sipermetrin, dsb.
Bahan aktif dapat dibedakan menjadi bahan aktif kimia maupun bahan aktif nabati/alami. Beberapa jenis bahan aktif dapat membunuh hampir semua jenis hama penyakit, sedangkan beberapa jenis lainnya memiliki cakupan kerja yang lebih spesifik.
3. Belerang
Istilah belerang dalam sektor pertanian lazim dikenal sebagai sulfur. Belerang atau sulfur ini merupakan salah satu unsur nutrisi yang diperlukan oleh tanaman. Belerang memiliki beberapa manfaat bagi tanaman, diantaranya dalam pembentukan bintil-bintil akar, memperbaiki kualitas umbi, membantu proses pembentukan asam amino, membantu pertumbuhan tunas, serta meningkatkan kekebalan tanaman terhadap cendawan patogen. Tanaman yang kekurangan unsur belerang akan mengalami klorosis (daun kuning) pada pucuk daun atau daun muda.
4. Bahan Tanam
Bahan tanam merupakan bagian tanaman yang umumnya digunakan untuk memulai budidaya tanaman. Bahan tanam secara agronomis dibedakan menjadi dua jenis, yaitu benih dan bibit. Benih adalah bahan tanam yang umumnya berwujud biji, sedangkan bibit umumnya berupa bagian tanaman lain seperti daun, batang yang telah berkembang dan dapat dijadikan sebagai bahan tanam.
Bahan tanam juga dapat dibedakan menjadi bahan tanam generatif dan vegetatif. Bahan tanam generatif umumnya berupa biji, sedangkan benih vegetatif dapat berupa stek batang, stek daun, stek akar, cangkok, okulasi, grafting, serta kultur jaringan.
5. Biotipe Hama
Sobat Tania pasti pernah mendengar istilah biotipe hama bukan? Biotipe hama adalah suatu individu atau populasi hama yang dapat dibedakan dari populasi atau individu lainnya bukan dari sifat morfologi atau fisiknya, namun berdasarkan kemampuan adaptasi, perkembangan pada tanaman inang tertentu, daya tarik untuk makan, maupun tempat meletakkan telurnya. Biotipe serangga baru dapat berkembang apabila dalam suatu daerah para petani menanam varietas baru yang memiliki ketahanan tinggi secara luas dan terus menerus.
Apabila Sobat Tania tertarik untuk memulai bertani sendiri di rumah, Sobat Tania dapat memesan Kit Menanam berupa seedpack yang berisikan tiga benih pilihan dan media tanam, dilengkapi dengan panduan menanam serta bergabung dalam grup Whatsapp Bertani Bersama Tania. Selamat mencoba dirumah ya!



