article-image

Sumber : https://tania-cms-image.s3.ap-southeast-1.amazonaws.com/Webp_net_compress_image_1_9ec8821407.jpeg

Kedaulatan dan ketahanan pangan menjadi salah satu fokus dari pemerintahan Jokowi. Fungsi dari kartu tani sebagai simpanan, transaksi, dan penyaluran pinjaman. Pada tahun ini petani diwajibkan untuk memiliki kartu tani. Untuk mendapatkan kartu tani ini yuk disimak bapak ibu petani 1. Bapak . ibu petani harus tergabung kedalam kelompok tani 2. Mengumpulkan fotokopi e – KTP 3. Tanda kepemilikan tanah 4. Bukti pembayaran pajak tanah atau bukti sewa

Data – data tadi akan diperiksa oleh petguas penyuluh kapangan kemudian dilakukan pendataan, setelah itu diverifikasi dan akan diupload ke sistem yang bernama SINPI. Setelah itu kartu tania akan terbit dan petani akan diberitahukan harus mengunjungi bank yang telah ditunjuk. Ketika telah mengetahui bank yang telah ditunjuk bapak / ibi perlu mengunjungi bank tersebut dengan membawa persyaratan seperti KTP atau KK dan menuju bagian customer service. Setelah administrasi bank selesai, bapak / ibu akan mendapatkan buku tabungan. Setelah buku tabungan terbit bapak / ibu dapat menggunakan kartu tani untuk pembelian pupuk. Saat pembelian pupuk kartu tani perlu dibawa, dan pembelian pupuk dilakukan pada kios kios yang telah ditunjuk oleh pemerintah.

Selain untuk pembelian pupuk, kartu tani yang bapak / ibu miliki dapat digunakan sebagai alat transaksi penjualan hasil pertanian. Cara yang bapak / ibu lakukan yaitu dengan membawa kartu tani pada bulog yang kemudian akan diproses setelah itu bapak / ibu petani akan mendapatkan laporan berupa sms yang memberitahukan jumlah panen dan nilai rupiah, kemudian hasil penjualan berupa uang akan masuk ke rekening petani.