article-image

Sumber Gambar: Julia Kuzenkov on Unsplash

Pupuk organik merupakan pupuk yang dibuat dari bahan-bahan organik atau alami. Pupuk organik memiliki kandungan hara yang lengkap, dan juga terdapat senyawa-senyawa organik lain yang bermanfaat bagi tanaman, misalnya asam humat, asam sulfat, dan lainnya. Pupuk organik ini terdiri dari pupuk organik padat dan pupuk organik cair. Salah satunya pupuk organik cair ini yaitu pupuk cair dari kulit pisang yang dapat kita buat sendiri dirumah. Kulit pisang yang akan dibuat pupuk organik ini mempunyai kandungan seperti kalsium, fosfor, magnesium, sodium, dan sulfur, sehingga kulit pisang ini memiliki kemampuan yang baik untuk dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik. Jika kita menggunakan kulit pisang kepok sebagai pupuk cair, maka kandungan unsur hara yang terdapat dalam pupuk tersebut yaitu C-Organik sebesar 0,55%, N-total 0,18%, P2O5 0,043%, K2O 1,137%, C/N 3,06% dan mempunyai pH 4,5. Berikut tata cara pembuatan pupuk cair dari kulit pisang untuk tanaman :

Bahan bahan yang dibutuhkan yaitu :

  • Kulit pisang,
  • Gula Pasir,
  • Air bersih
  • Botol bekas

Tahap pembuatan :

  1. Pertama, bersihkan dahulu botol-botol bekas yang akan digunakan
  2. Kedua, kulit pisang dihaluskan dengan cara diblender. Namun jika tidak ada blender, bisa dengan cara mencincang kulit pisang menjadi potongan yang sangat sangat kecil.
  3. Selanjutnya, gula pasir dimasukkan kedalam botol dengan perbandingan gula pasir : volume botol (1 sendok : 250 ml).
  4. Gula tersebut dilarutkan dengan air bersih di dalam botol (volume air bebas)
  5. Kulit pisang yang telah dihaluskan, dimasukkan ke dalam botol bekas yang telah berisi larutan gula pasir.
  6. Selanjutnya air ditambahkan kedalam botol hingga batas leher botol.
  7. Setelah itu botol dapat ditutup dengan rapat dan setelah itu didiamkan lebih dari 7-10 hari.
  8. Tutup botol dibuka setiap hari agar gas yang terkandung di dalam botol dapat keluar.
  9. Pupuk pun dapat langsung digunakan pada tanaman setelah didiamkan lebih dari 7 hari.

Selain itu, sebagai pengganti gula pasir, dapat digunakan EM4 pada pembuatan pupuk cair ini dengan :

  1. Menyiapkan kulit pisang dan air 1 kg : 1L.
  2. Kulit pisang dihaluskan dan dimasukkan kedalam wadah.
  3. Selanjutnya larutan EM4 dicampurkan ke dalam kulit pisang halus dan air yang telah bercampur dengan rata.
  4. Pupuk ini didiamkan selama 3-4 hari lamanya.
  5. Setelah itu pupuk pun dapat digunakan dengan diencerkan terlebih dahulu yaitu 1 L air diencerkan dengan 5 L air.

Untuk pengaplikasiannya dapat digunakan 2 minggu sekali pada masa pertumbuhan. Mudah bukan? Yuk gunakan sampah dapurmu secara bijak dengan memanfaatkan sampah dapur yang tersisa.

Sumber : [Online] http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/73350/Perbedaan-Pupuk-Organik-Pupuk-Hayati-dan-Pupuk-Kimia/ diakses pada hari Jum’at tanggal 23 Oktober 2020 pukul 18.45 WIB. [Online] https://media.neliti.com/media/publications/99570-ID-none.pdf diakses pada hari Jum’at tanggal 23 Oktober 2020 pukul 18.47 WIB. [Online] https://ilmubudidaya.com/cara-membuat-pupuk-cair-dari-kulit-pisang diakses pada hari Jum’at tanggal 23 Oktober 2020 pukul 18.50 WIB.

Ingin tingkatkan panen? Download aplikasi Dokter Tania sekarang