
Sumber Gambar: Photka from Getty Images Pro
- Manfaat Pupuk Organik untuk Tanah untuk informasi mengenai manfaat pupuk organik untuk tanah.
Pupuk organik sederhana dapat dibuat menggunakan bahan-bahan sampah dapur maupun pekarangan. Sobat Tania pasti sudah tidak asing dengan istilah NPK bukan? NPK merupakan singkatan dari Nitrogen, Fosfor, dan Kalium yang merupakan tiga elemen nutrisi utama yang dibutuhkan tumbuhan. Nitrogen memiliki manfaat untuk meningkatkan hasil panen dan mempercepat pertumbuhan tanaman, Fosfor memiliki manfaat untuk pertumbuhan bunga dan buah, serta merangsang pertumbuhan daun dan memperkokoh akar. Kalium membantu mempertahankan kondisi tanah, menghambat penyakit dan serangan hama, serta memproduksi protein yang penting untuk pertumbuhan tanaman. Berikut adalah daftar beberapa bahan pupuk organik do-it-yourself (DIY) yang berdasarkan kandungan nutrisinya:
Kotoran hewan
Pupuk kandang hasil olahan dari kotoran hewan seperti sapi, kuda, ayam kaya akan nitrogen dan nutrisi lainnya. Namun, pastikan pupuk kandang yang diaplikasikan sudah matang agar tidak menyebabkan efek samping terhadap tanaman.
Gulma
Gulma memiliki kandngan nitrogen tinggi dan cocok digunakan sebagai pupuk. Cara aplikasi gulma sebagai pupuk dengan tepat adalah dengan membuat teh gulma. Isi ember dengan gulma yang telah dicabut sekitar seperempat bagian, kemudian penuhi ember dengan air. Setelah sekitar satu atau dua minggu dan air berubah menjadi bagus dan kecoklatan seperti teh, tuang teh gulma tersebut ke tanah kebun.
Ampas biji kopi
Ampas biji kopi dapat menjadi sumber nitrogen dan fosfor yang mudah dan murah untuk diperoleh. Caranya dengan mengeringkan biji kopi kemudian ditaburkan di sekitar area bawah tanaman. Ampas kopi dapat membantu meningkatkan keasaman tanah, sehingga cocok untuk beberapa tanaman yang menyukai tanah asam seperti blueberry, rhododendron, mawar, dan tomat.
Cangkang telur
Cangkang telur mengandung sekitar 1% nitrogen, 0.5% asam fosfat, kalsium dan beberapa elemen mikro lainnya sehingga dapat digunakan sebagai pupuk organik. Cara aplikasinya adalah dengan dihancurkan dan dibuat bubuk, kemudian ditaburkan ke tanah.
Kulit pisang
Kulit pisang kaya akan kalium/potasium sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik bagi tanaman. Cara aplikasinya adalah dengan mengeringkan kulit pisang, kemudian dicacah atau dihancurkan kulit pisang kemudian ditaburkan di sekitar area bawah tanaman atau dicampurkan dengan tanah. Perlu diperhatikan bahwa apabila dicampur dengan tanah, pastikan jauh dari sistem perakaran.
Nah, sekian daftar pupuk DIY yang sederhana dan dapat dicoba dirumah. Apabila Sobat Tania ingin mengetahui dosis pemupukan yang tepat dan efisien, Sobat Tania dapat menggunakan fitur Kalkulator Pupuk di Aplikasi Dokter Tania agar dosis yang diberikan dapat sesuai dengan kebutuhan hara tanaman.



